Terserah kau saja
Di tempa____
Di tempa umur, Di bentur hidup
Di makan zaman tergelincir peradaban
Waktu perlahan melahap raga
Harapan tak pernah pupus
Berapi api membakar hangus
Semangat perang terbungkus
Robohkan,tembus, dengan rakus
Pedang jadi pena
Peluru jadi buku
Perang jadi lomba cerdas cermat
Zaman mu bukan zamanku
Mari ber iringan, tak melulu seragam
Singkirkan egoismu
Kita tak lagi di medan tempur
Generasimu di jejali teknologi,
Semuanya beropini
Waktu nya belari matahari semakin tinggi
Ku beri tahu kau !
Jika lanjut tidur sudah kupastikan Hancur !
Nikmati__
Untuk sketsa di selebar kertas
Yang tak kunjung tuntas
Sosok siapa yang belum jelas
Nikmati saja proses di derap gores
Makin lama wujud mu nyata
Tetes demi tetes
Langkah demi langkah
Drama demi drama
Yakinlah semua baik baik saja
ini realita
Patahkan logika
Mimpimu jangan biarkan sirna
Bunga tumbuh mekar dan berahir pesona
Berusaha,
Berusaha benci dengan mu itu palsu
Berusaha tak rindu itu bunuh diri
Berusaha lupa denganmu itu kekafiran
Apa lagi selain berusaha menipu diri sendiri?
Berusaha Mengubur sosok mu itu sebuah Kebohongan, lalu Menertawai kejujuran
Sampai sini kau paham?
Dasar bodoh !
"KAPOK"
Mampus kau bajingan, dia pikir tuhan bisa tinnggal diam salh satu hambanya di sakiti ?
Dasar tolol, makan saja itu pelikmu !
Emang dia pikir sesederhana itu, Do'a kau balas dusta
Melenggang rela ? Tuhan tak iba dengan mu
Selesai kau di bebas waktu !!
Jawaban do'aku malam itu.
Komentar
Posting Komentar